
Jembrana | Guna mewujudkan pembinaan teritorial (Binter) TNI AD yang Adaptif di wilayah serta mengoptimalkan deteksi dini, cegah dini, temu cepat dan lapor cepat bagi Apkowil, Kodim 1617/Jembrana menggelar kegiatan Pembinaan Jaring Mitra Karib Tahun 2022. Acara berlangsung di Makodim 1617/Jembrana Jalan Ngurah Rai No 135 Negara, Jumat (09/12/2022)
Mewakili Dandim 1617/Jembrana acara dibuka oleh Kasdim 1617/Jembrana Letkol Inf (Har) I Gusti Made Seputra. Acara tersebut dihadiri pula oleh Tim Wasev Korem 163/Wirasatya, Para Danramil dan Perwira Staf Kodim 1617/Jembrana dan tokoh masyarakat sebagai mitra karib Babinsa dimasing masing wilayah.
Dandim 1617/Jembrana dalam sambutannya yang dibacakan oleh Kasdim 1617/Jembrana Letkol Inf (Har) I Gusti Made Seputra mengatakan Hankamrata adalah sistem pertahanan negara merupakan sistem pertahanan yang bersifat semesta. Setiap permasalahan yang melibatkan seluruh warga negara, wilayah dan sumber daya nasional atau lainnya dipersiapkan secara dini oleh Pemerintah dan diselenggarakan secara total, terpadu, terarah berkesinambungan dan berkelanjutan untuk menegakkan kedaulatan negara mempertahankan keutuhan wilayah NKRI dan melindungi keselamatan segenap bangsa dari setiap ancaman pertahanan semesta. Guna menjamin kelangsungan hidup bangsa Indonesia dengan memanfaatkan sumber daya nasional baik sumber daya alam sumber daya manusia maupun sumber daya buatan dalam satu kesatuan hal ini dilakukan secara semesta terpadu terarah dan keberlanjutan untuk menjamin kelangsungan hidup NKRI yang berdasarkan Pancasila dan undang-undang dasar 1945 guna menghadapi berbagai ancaman dan tantangan di masa depan.
Dikatakan Kasdim 1617/Jembrana, sesuai undang-undang RI nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI khususnya pada pasal 7 ayat 28 menyatakan bahwa tugas pokok TNI dapat dilakukan dengan operasi militer selain perang atau melalui kegiatan pemberdayaan wilayah pertahanan dan pendukungnya secara dini sesuai dengan sistem pertahanan semesta. Pemberdayaan wilayah pertahanan diselenggarakan secara dini dalam rangka mewujudkan ruang alat dan kondisi juang yang tangguh untuk kepentingan pertahanan negara untuk mewujudkan kondisi yang tangguh berupaya kondisi dinamis masyarakat dalam kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara dari segala bentuk ancaman di antaranya separatisme terorisme radikalisme konflik komunal isu politik nasional dan lokal maka setiap komando kewilayahan harus memiliki kemampuan temu cepat dan lapor cepat.
“Pembinaan jaring mitra karib yang dilaksanakan Kodim 1617/Jembrana merupakan langkah yang tepat untuk mengatasi permasalahan di wilayah seperti tersebut di atas selain itu kegiatan pembinaan jaring mitra karib juga diharapkan dapat memberikan data yang up to date sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan pimpinan serta dapat membentuk jaringan/network yang luas guna kepentingan pertahanan dan keamanan di wilayah,” ucapnya
Menurutnya, semua kegiatan yang dilaksanakan bersifat pembinaan secara terus menerus dengan melibatkan segenap komponen masyarakat sebagai mitra karib sehingga mereka dapat memberikan data, keterangan atau informasi yang akurat dan bermanfaat dalam mendukung pelaksanaan pembinaan teritorial di wilayah, agar kegiatan tersebut dapat berjalan lancar sesuai dengan yang diharapkan. Kegiatan pembinaan jaring mitra Karib meliputi seluruh komponen masyarakat pegawai negeri tokoh agama tokoh adat, tokoh pemuda, KB TNI, guru atau dosen doktor, mahasiswa alumni menwa Pramuka aktivis atau LSM satpam wiraswasta pedagang petani buruh karyawan praktisi hukum budayawan pengemudi tukang parkir tukang ojek serta anggota masyarakat lainnya.
“Terlaksananya pembinaan Jaring Mitra Karib Teritorial di satuan komando kewilayahan sehingga tercipta deteksi diri serta sistem temu cepat dan lapor cepat di kalangan APKOWIL guna menciptakan ruang alat dan kondisi juang yang tangguh di wilayah,”Jelas Kasdim
Di akhir sambutannya, Kasdim 1617/Jembrana menyerahkan secara simbolis paket sembako kepada perwakilan Masyarakat, di dampingi Tim Wasev Korem dan Pasiter Dim 1617/Jembrana. Acarapun dilanjutkan dengan pemberian materi oleh para narasumber.